Tampilkan postingan dengan label iklas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iklas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Desember 2011

Cinta

 Cinta
Apa itu cinta...?? Cinta itu anugrah, maka berbahagialah. Dunia tertawa menyapa bunga2.Damai dan berbahagialah bila cinta tlah bersamanya. Indah terasa hidup akan penuh asa. Sunguh sedih jika hidup merana, tanpa cinta di dada hidup merana Bukan karena benda dan bukan pulakarena harta. Cinta sejati lahir menyapa pemil...iknya. Cinta sarat makna dan kaya cita-cita. Ia tidak pernah mengeluh apalagi meminta-minta. Namun demikian cinta tak pernah angkuh, apalagi menghina, ia sangat sederhana namun penuh wibawa. Cinta itu bagaikan pohon, semakin akarnya kuat, semakin kokoh dipermukaan, tegar menghadapi angin bandang, berdiri menjulang kelangit kemulian. tapi jika akarnya lemah, jangankan dicabut, disiram airpun tumbang. Pohon cinta jika terus dirawat akan tumbuh subur dan rindang hijau, merekah, berbunga dan berbunga dan berbuah. Namun pohon cinta itu kering, layu, tak berbunga bahkan nyaris punah apabila pohon itu jarang tersentuh tangan-tangan kebaikan, tidak pernah disirami air Al-qur`an, tdk pernah di pupuk dgn keiklasan dan kuatnya keimanan, inilah rumusan cinta. 

Rabu, 13 Juli 2011

Tulus dan Iklas Memaafkan

Tulus dan Iklas Memaafkan
Ikhlas memaafkan kesalahan  orang lain adalah suatu perbuatan yang tidak mudah, apalagi jika kesalahan yang dibuatnya adalah suatu kesengajaan untuk menyakiti hati kita. Tapi percayalah keikhlasan kita memaafkan orang yang berbuat salah pada kita akan membuat kita lebih tenang dalam menjalani kehidupan ini,. dengan memaafkan kesalahan orang lain, kita akan selalu menemukan kemudahan, paling tidak untuk ketenangan batin kita, agar tidak selalu diselimuti oleh dendam.

 Banyak hadist-hadist yang mejelasakan tentang keiklasan memaafkan kepada orang lain:

  1.Dari Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahawa Rasulullah saw bersabda: Musa bin Imran as pernah   berkata, “Wahai Tuhanku, siapakah orang yang paling mulia pada pandanganMu? Allah swt menjawab: Barangsiapa yang memberi maaf meskipun dia memiliki kemampuan untuk membalas dendam.”(HR Baihaqi)2.  Dari Muaz r.a meriwayatkan bahawa baginda Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa menelan kemarahannya sedangkan dia berkuasa untuk membalas kemarahannya itu, maka pada hari kiamat kelak Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluk dan dia diberi peluang untuk memilih bidadari mana saja yang dia sukai.”(HR Abu Daud)
3.  Dari Atta bin Abdullah Khurasani r.a meriwayatkan bahawa, Rasulullah saw bersabda: “Berjabat tanganlah di antara kamu kerana ia akan menghapuskan kebencian, dan berilah hadiah antara satu sama lain kerana ia akan menimbulkan kasih sayang dan menjauhi permusuhan.” (HR Muwatta Imam Malik)

Allah SWT berfirman::
"Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu?" (an-Nuur : 21)

Tidak inginkah kita mendapatkan ampunan dan maaf dari Allah swt. atas segala kesalahan dan dosa yang kita perbuat? Jika memang keinginan itu masih ada, tentunya kita harus memulainya dari diri kita sendiri;  maafkanlah semua kesalahan yang pernah dilakukan orang lain terhadap diri kita, dengan tulus..

Mudah-mudahan kita termasuk golongan orang-orang yang beruntung di dunia dan akherat,Amin...